Kamis, 13 Oktober 2011

Indonesia part 2

 " Contoh sedikit dari kekayaan Flora dan Fauna yang dimiliki Indonesia "


- Flora :

Indonesia yang terletak di kawasan tropis merupakan pertemuan antara paparan Asia dan Australia, dengan luas wilayah hanya 1,3% dari luas bumi, ternyata mempunyai tingkat keberagaman kehidupan yang sangat tinggi. Untuk tumbuhan, Indonesia diperkirakan memiliki 25% dari spesies tumbuhan berbunga yang ada di dunia atau merupakan urutan negara terbesar ketujuh dengan jumlah spesies mencapai 20.000 spesies, 40% merupakan tumbuhan endemik atau asli Indonesia.  Famili tumbuhan yang memiliki anggota spesies paling banyak adalah Orchidaceae (anggrek-anggrekan) yakni mencapai 4.000 spesies. Untuk jenis tumbuhan berkayu, famili Dipterocarpacea memiliki 386 spesies, anggota famili Myrtaceae (Eugenia) dan Moraceae (Ficus) sebanyak 500 spesies dan anggota famili Ericaceae sebanyak 737 spesies, termasuk 287 spesies Rhododendrom dan 239 spesies Naccinium (Whitemore 1985 dalam Santoso 1996).


 Contoh tanaman endemik di " Indonesia " :

Gambar : Bunga Patma raksasa ( Rafflesia arnoldii )
                                  

                                                                                       
Gambar : Coelogyne pandurata (Anggrek hitam)


Untuk jenis paku-pakuan, Indonesia juga tercatat memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi mencapai lebih 4000 spesies tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara.  Untuk jenis rotan, tercatat ada sekitar 332 spesies terdiri dari 204 spesies dari genera Calamus, 86 spesies dari genera Daemonorps, 25 spesies dari genera Korthalsia, 7 spesies dari genera Ceratolobus, 4 spesies dari genera Plectocomia, 4 spesies dari genera Plectocomiopsis dan 2 spesies dari genera Myrialepsis.

Selain itu banyak juga jenis-jenis keanekaragaman tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat di Indonesia. Menurut catatan WHO sekitar 20.000 spesies tumbuhan dipergunakan oleh penduduk dunia sebagai obat. Zuhud & Haryanto (1994) mencatat ada sekitar 1.260 spesies tumbuhan yang secara pasti diketahui berkhasiat obat.

Indonesia juga tercatat sebagai salah satu pusat Vavilov yaitu pusat sebaran keanekaragaman genetik tumbuhan budidaya/pertanian untuk tanaman pisang (Musa spp.) pala (Myristica fragrans), cengkeh (Syzygium aromaticum), durian (Durio spp.) dan rambutan (Nephelium spp.)

Hutan Indonesia juga diketahui memiliki keanekaragaman jenis pohon palem (Arecaceae) tertinggi di dunia, lebih dari 400 spesies (70%) pohon meranti (Dipterocarpaceae) terbesar di dunia sebagai jenis kayu tropika primadona; memiliki 122 spesies bambu dari 1.200 spesies bambu yang tumbuh di bumi. Tingginya kekayaan keanekaragaman tumbuhan tersebut juga ditunjukkan oleh kekayaan di hutan Kalimantan. Misalnya, dalam satu hektar dapat tumbuh lebih dari 150 spesies pohon yang berlainan, tercatat 3.000 spesies pohon, serta memiliki 19 dari 27 spesies durian yang terdapat di kawasan Melanesia. Indonesia juga memiliki lebih dari 350 jenis rotan dan merupakan penghasil ¾ rotan dunia. " Indonesia juga merupakan negara dengan wilayah hutan terbesar ke 4 di dunia . Dengan potensi produksi jenis-jenis kayu keras maupun lunak di Indonesia berkisar antara 45 s/d 50 juta m3 per tahun belum termasuk penebangan liar . Dasar manusia mank gag pernah puas kali ya ? masih aja ada yang nebang secara liar . Gag salah kalo banyak bencana :D "

- Fauna :

 Hewan endemik Indonesia adalah hewan-hewan yang hanya ditemukan di Indonesia dan tidak ditemukan di tempat lain. Bahkan tidak sedikit satwa endemik ini hanya ditemukan di satu pulau atau wilayah tertentu di Indonesia saja.

Endemisme merupakan gejala yang dialami oleh organisme untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, lungkang (niche), negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik, spesies hewan harus ditemukan hanya di suatu tempat tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain. Sehingga hewan yang masuk daftar endemik ini hanya dipunyai Indonesia saja.

Indonesia adalah negara dengan endemisme (tingkat endemik) yang tinggi. Diperkirakan terdapat lebih dari 165 jenis mamalia, 397 jenis burung, lebih dari 150 reptilia, dan lebih dari 100 spesies ampibi yang tercatat endemik di Indonesia.

Daftar hewan endemik Indonesia ini sebagian besar saya ambil dari artikel sebelumnya tentang Binatang (Fauna) Endemik Indonesia. Berikut daftar binatang (hewan) endemik yang terdapat di Indonesia lengkap dengan nama latin dan daerah sebarannya:

  •    Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) endemik Sulawesi.
                                              
                                         Gambar : Anoa Dataran Rendah hewan endemik Sulawesi
  •     Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) di Sulawesi.
  •     Babirusa (Babyrousa babyrussa) di Sulawesi.
  •     Badak Bercula Satu atau badak jawa (Rhinoceros sondaicus) di Jawa.
  •     Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) endemik di Sumatera.
  •     Bajing Palawan
  •     (Sundasciurus juvencus) Bali dan Sumatera.
  •     Bajing Tanah (Lariscus hosei) endemik pulau Kalimantan.
  •     Bajing Telinga Botol
  •     (Callosciurrus adamsi) endemik Kalimantan.
  •     Banteng (Bos javanicus) hewan endemik Jawa.
  •     Bekantan atau Kera hidung panjang (Nasalis larvatus) endemik Kalimantan.
  •     Beruk Mentawai (Macaca pagensis) endemik Kepulauan Mentawai.
  •     Burung Anis sulawesi (Cataponera turdoides) di Sulawesi.
  •     Burung Beo Nias (Gracula religiosa robusta) endemik pulau Nias, Sumatera.
  •     Burung Elang Flores (Spizaetus floris) endemik Flores.
  •     Burung Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii) Halmahera, Maluku Utara.
  •     Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) di Jawa.
  •     Burung Cenderawasih (Paradisea sp.) di Papua.
  •     Burung Celepuk Siau (Otus siaoensis) pulau Siau, Sulawesi Utara.
  •     Burung Cerek Jawa (Charadrius javanicus) di Jawa.
  •     Burung Kakatua Putih (Cacatua alba) Maluku Utara.
  •     Kakatua putih (Cacatua alba) endemik Maluku Utara
  
                                          Gambar : Kakatua putih (Cacatua alba) endemik Maluku Utara
  •     Burung Madu Sangihe (Aethopyga duyvenbodei) Sangihe, Sulawesi Utara.
  •     Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Sulawesi.
  •     Burung Rangkong (Buceros rhinoceros) di Kalimantan.
  •     Burung Sempidan Kalimantan (Lophura bulweri) di Kalimantan.
  •     Burung Trulek Jawa (Vanellus macropterus) pulau Jawa.
  •     Burung Tokhtor Kalimantan (Carpococcyx radiceus) Kalimantan.
  •     Burung Tokhtor Sumatera (Carpococcyx viridis) di Sumatera.
  •     Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Sumatera.
  •     Jalak bali (Leucopsar rothschild) hewan endemik Bali.
  •     Kadal Coklat Kalimantan (Lanthanotus borneensis) di Kalimantan.
  •     Kambing Hutan Sumatera (Capricornis sumatraensis sumatraensis) di Sumatera.
  •     Kancil Jawa (Tragulus javanicus) endemik Jawa.
  •     Kanguru Pohon Mantel Emas
  •     (Dendrolagus pulcherrimus) di Papua.
  •     Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus) di Papua.
  •     Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) endemik Papua.
  •     Katak Tanpa Paru-Paru (Barbourula kalimantanensis) Kalimantan.
  •     Kelelawar Berjenggot Coklat dan Ekor Selubung (Taphozous achates) di Nusa Penida, Bali.
  •     Kelinci belang sumatera (Nesolagus netscheri) endemik Sumatera.
  •     Kera Belanda (Nasalis larvatus) di Kalimantan.
  •     Kera hitam sulawesi (Macaca nigra) endemik Sulawesi Utara.
  •     Kodok Darah (Leptophryne cruentata) endemik Jawa Barat.
  •     Kodok Pohon Ungaran (Philautus jacobsoni) endemik Jawa Tengah.
  •     Komodo (Varanus komodoensis) di Nusa Tenggara Timur (P. Komodo).
  •     Kucing Bakau (Prionailurus bengalensis javanensis) di Jawa.
  •     Kucing Merah (Felis badia) endemik pulau Kalimantan.
  •     Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) pulau Jawa.
  •     Kura-kura Berleher Ular (Chelodina mccordi) di Pulau Rote, NTT.
  •     Kuskus Beruang (Ailurops ursinus) Sulawesi.
  •     Kuskus Gebe (Phalanger alexandrae) Pulau Gebe Maluku Utara.
  •     Kuskus Matabiru (Phalanger matabiru) Pulau Ternate dan Tidore Maluku.
  •     Kuskus Kerdil (Strigocuscus celebensis) endemik pulau Sulawesi.
  •     Kuskus Obi (Phalanger rothschildi) Pulau Obi Maluku.
  •     Landak Jawa (Hystrix javanica) endemik Jawa.
  •     Landak Sumatera (Hystrix sumatrae) endemik Sumatera.
  •     Landak Kalimatan (Thecurus crassispinis) endemik Kalimantan.
  •     Lutung Dahi Putih (Presbytis frontata) endemik Kalimantan.
  •     Lutung jawa (Trachypithecus auratus) endemik Jawa.
  •     Lutung Merah (Presbytis rubicunda) satwa endenik Kalimantan.
  •     Macan Dahan (Neofelis diardi) endemik Sumatera dan Kalimantan.
  •     Macan Dahan hewan endemik Kalimantan dan Sumatera
 
                                                    
                                   Gambar : Macan Dahan hewan endemik Kalimantan dan Sumatera
  •     Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) di Jawa.
  •     Monyet Ekor Babi (Simias concolor) kepulauan Mentawai.
  •     Musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroeckii) di Sulawesi.
  •     Orangutan sumatera (Pongo abelli) di Sumatera.
  •     Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kalimantan.
  •     Owa jawa (Hylobates moloch) fauna endemik Jawa.
  •     Owa-owa (Hyllobates muelleri) di Kalimantan.
  •     Rusa bawean (Axis kuhlii) endemik pulau Bawean.
  •     Rusa timor (Cervus timorensis) endemik Bali, Irian Jaya.
  •     Siamang (Hylobates syndactylus) di Sumatera.
  •     Surili (Presbytis comata) di Jawa.
  •     Tarsius Bangka atau Mentilin (Tarsius bancanus) di Sulawesi Utara.
  •     Tarsius Peleng (Tarsius pelengensis) pulau Peleng, Sulawesi.
  •     Tarsius Pygmy atau Pygmy Tarsier (Tarsius pumilus) Sulawesi.
  •     Tarsius Sulawesi (Tarsius tarsier) Sulawesi.
  •     Tupai Mentawai (Tupaia chrysogaster) Kepulauan Mentawai.
 " Banyak banget kan ? Itu belum semua lho .. Hohoho . Negri kita memang kaya :D "

NB: " Dari berbagai sumber "

1 komentar: